Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapten kapal pesiar perusak Raja Ampat pernah lakukan pelanggaran

Kapten kapal pesiar perusak Raja Ampat pernah lakukan pelanggaran Luhut Panjaitan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa kapten kapal pesiar MV Caledonian Sky, Kapten Keith Michael Taylor, pernah melakukan pelanggaran di perairan Indonesia. MV Caledonian Sky kandas pada 4 Maret lalu dan menyebabkan kerusakan terumbu karang di jantung destinasi wisata Raja Ampat, Papua Barat.

"Kaptennya pernah membuat pelanggaran di Kuala Tanjung Medan di mana dia merapatkan kapal tidak sesuai aturan ada," kata Luhut di kantornya, Kamis (16/3).

Luhut saat ini terus mendalami keterkaitan pelanggaran Kapten Keith yang terjadi di Medan. Pihaknya juga akan berupaya melakukan investigasi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam penanganan kerusakan terumbu karang.

"Kita masih dalami. Kita dalami kenapa bisa dilepas karena polisi sudah mengatakan mereka tidak boleh pergi lagi. Sekarang tim juga sudah ke sana, kita tunggu laporan mereka," tuturnya.

Luhut telah memberangkatkan tim yang terdiri dari Kemenko Maritim, KKP, KLHK untuk investasi lebih lanjut. Langkah hukum masih terus berjalan.

"Tim sudah dibentuk sudah berangkat sebagian, sekarang berangkat lagi. Kita dapat informasi tapi kita akan lengkapi dulu. (Proses hukum) sedang berjalan, kita tidak mau kecolongan seperti Motara yang merusak Laut Timor," katanya.

Terkait kenapa kapal pesiar dengan bobot 4.200 GT bisa masuk, menurut Luhut itu sudah ada izin dari syahbandar Papua. "Data yang didapat dia masuk dengan izin resmi," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP