Kapal ternak beroperasi, 500 sapi NTT datang 'banjiri' Jakarta
Merdeka.com - Pemerintah menerima kapal khusus ternak Camara Nusantara I untuk menurunkan sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Senin malam 8 Februari 2016. Kedatangan kapal tersebut membawa muatan penuh sebanyak 500 ekor ternak.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan jenis ternak yang diangkut adalah 300 ekor sapi Bali. Sapi tersebut diangkut dari Pelabuhan Tenau Kupang dan 200 ekor sapi Sumba Ongole diangkut dari Pelabuhan Waingapu dengan pelabuhan terakhir Pelabuhan Tanjung Priok.
"Berdasarkan rekapitulasi data pengajuan Shipping Instruction (SI) sampai tanggal 29 Januari 2016, terdapat 13 perusahaan yang telah mengajukan permintaan untuk menggunakan kapal khusus ternak dengan jumlah ternak keseluruhan 1.063 ekor," ujarnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (9/2).
Menurutnya, untuk pelayaran kali ini telah ditetapkan 9 perusahaan sebagai pengguna kapal, mengingat kapasitas kapal memiliki 500 ruang, sehingga ternak yang lainnya akan dimuat pada pelayaran berikutnya.
"Ketersediaan sapi potong di provinsi NTT cukup banyak untuk dapat memenuhi angkutan kapal khusus ternak ke daerah konsumen," jelas dia.
Menteri Amran menambahkan, kisaran harga sapi di pelabuhan bervariasi dan ditentukan berdasarkan skema bisnis. Sedangkan, bobot badan ternak yang dikirim antara 275 kilogram-325 kilogram.
Dari sisi efisiensi, menurutnya, keberadaan kapal khusus ternak ini diharapkan mampu menghemat biaya, kemudian mengurangi susut ternak selama perjalanan karena menerapkan prinsip animal welfare selama perjalanan.
"Kami akan mensosialisasikan jadwal pelayaran khusus ternak selanjutnya pada tanggal 16 Februari dan 1 Maret 2016, nantinya akan mendistribusikan kepada dinas yang menangani fungsi peternakan dan kesehatan hewan yang berada pada rute pelayaran, serta kepada BUMN/BUMD," ungkapnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya