Kapal terbakar, Kemenhub perketat SOP keselamatan transportasi
Merdeka.com - Kabar duka terbakarnya Kapal Wisata Zahro Expreess menjadi kado pahit di awal 2017. Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat 23 orang tewas, 17 hilang dan 194 penumpang lainnya selamat dalam kejadian tersebut.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi siap melakukan evaluasi secara besar-besar agar tidak terjadi kelalaian seperti ini terulang kembali. Dirinya mengatakan akan memperketat SOP keselamatan baik di Pelabuhan, Bandara dan Stasiun Kereta Api.
"Kita pada dasarnya sudah mengamankan agar yang pertama kali bahwasanya ramp check dilakukan tidak boleh dilakukan secara random. Harus dilakukan rutin," katanya di Jakarta, Senin (2/1).
Bukan hanya itu, kapasitas dan data penumpang akan menjadi perhatian lebih dari Kemenhub. "Evaluasi itu kita harus identifikasi kemampuan kapasitas masing-masing angkutan dengan dasar itu kita akan komunikasikan sesuai kapasitas itulah bisa digunakan untuk rencanakan lalu lintas dengan cara tertentu. Bila seperti kapal laut atau pesawat diketahui jumlahnya," jelasnya.
Terkait kejadian terbakar kapal Zahro Express yang mengangkut penumpang yang ingin berlibur ke Pulau Seribu, dirinya meminta maaf karena kelalaian ini menyebabkan orang meninggal dunia.
"Kita sudah berupaya tetapkan SOP. Ingatkan saat awal liburan tapi masih kejadian seperti ini memang masih ada suatu tertentu, ini membuktikan aparat yang belum turut dengan apa yang kita harapkan," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya