Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kantor pajak ramai warga yang bertanya soal program tax amnesty

Kantor pajak ramai warga yang bertanya soal program tax amnesty Kantor Pajak Bekasi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Sub Tim Peneliti Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang I, Aep Saepuloh mengatakan sejak diberlakukannya program pengampunan pajak (tax amnesty) pada Senin (18/7), antusiasme masyarakat terhadap program ini sudah mulai terlihat.

"Untuk antusiasme sudah mulai terlihat. Secara umum mereka masih menanyakan informasi secara global, seperti apa itu tax amnesty, formulir-formulir apa yang harus mereka siapkan. Karena memang mereka harus mempersiapkan apa yang harus dilakukan sebelum mengikuti program ini," kata Aep di kantornya, Jakarta, Rabu (20/7).

Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Jakarta Tanah Abang I, Setyo Utama memprediksi, wajib pajak yang lebih banyak mengikuti program ini adalah wajib pajak badan. Hal ini dilihat dari jumlah wajib pajak yang terdaftar di Kantor Pajaknya didominasi oleh wajib pajak badan.

"Kalau di KPP kami ini komposisi wajib pajaknya itu lebih banyak badan. Karena wilayah kita perumahan masih sedikit. Kalau ada apartemen mereka sudah memiliki NPWP di tempat lain, sehingga terdaftarnya bukan di kita. Sehingga yang kami lihat nanti lebih banyak badan yang melaporkan harta, sedangkan dari sisi orang pribadi lebih sedikit," jelasnya.

Dia juga memprediksi, antusiasme masyarakat untuk mengikuti program ini akan meningkat di bulan ketiga, yakni bulan September, sebab masih banyak masyarakat yang belum mengetahui soal tax amnesty. Sehingga, dengan adanya kelas pajak yang diadakan selama 2 bulan ini, akan menarik perhatian masyarakat untuk mengikuti tax amnesty.

"Setelah kita buka layanan tax amnesty yang datang itu cenderung baru bertanya, mereka belum melaporkan. Mereka masih mencari informasi. Hitungan kami, Agustus mulai ramai dan September sudah banyak yang melaporkan, karena di bulan itu juga tarifnya sudah berubah," imbuh Setyo.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP