Kampanye Wakaf Semudah Membeli Secangkir Kopi Berhasil Gaet Kaum Milenial
Merdeka.com - Ketua Forum Wakaf Produktif Nadzir Indonesia, Bobby P Manullang mengatakan, persentase wakif (orang yang berwakaf) dari kalangan milenial mulai meningkat. Ini terjadi karena adanya pembayaran wakaf uang dengan menggunakan aplikasi digital dan adanya kampanye wakaf semudah membeli secangkir kopi.
"Kami memperkenalkan program wakaf milenial dengan Wake Up Wakaf dengan subtema berwakaf semudah secangkir kopi Anda," kata Bobby dalam Peluncuran Layanan wakaf Uang Danamon Syariah secara virtual, Jakarta, Jumat (5/3).
Hasilnya, persentase wakif milenial pun meningkat. Bila sebelumnya wakif didominasi kalangan senior (orang tua), kini persentasenya menunjukkan arak kebalikan.
"Tadinya 55 persen (wakif) ini senior, sekarang milenialnya sampai 48 persen dari total donatur kita," kata dia.
Bobby menilai, hal ini karena program yang digalakkan telah berhasil. Terlebih saat ini sudah banyak saluran (channel) yang bisa digunakan untuk menyalurkan wakaf tunai.
"Ini indikasi yang baik, makanya kita akan sesuaikan lagi. Temanya yang lebih kendal dengan sisi-sisi kemanusiaan bukan lagi hanya dengan mempersiapkan hari akhir," kata dia.
Dampak Wakaf
Bobby menilai, kampanye dengan mengangkat sisi kemanusiaan ini akan lebih efektif untuk menarik kalangan milenial menjadi wakif. Sebab dampak dari wakaf uang ini bisa langsung dirasakan masyarakat secara langsung dan lebih transparan. Misalnya, membantu persalinan dari istri tukang ojek online, membiayai seseorang untuk menjadi penghafal Al-Quran, dan sebagainya.
"Kita perkenalkan aktivitas kemanusiaan karena hari ini kita sudah melihat begitu banyak orang yang terbantu dengan adanya wakaf uang ini," kata dia.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya