KAI Target Kereta Barang Angkut 53,5 Juta Ton Tahun ini
Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menargetkan peningkatan jumlah angkutan barang pada 2019 ini sebesar 53,5 juta ton. Proyeksi itu tercatat lebih tinggi dibanding jumlah angkutan dari tahun-tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, menjelaskan jumlah bawaan di kereta barang yang dikelola pihaknya pada 2018 lalu juga meningkat sekitar 5,5 juta ton dibanding 2017.
"Untuk angkutan barang, armada satu tahun pada 2017 yaitu 40 juta ton. Kalau 2018 total ada 45,5 juta ton, naik 13,75 persen. Semoga 2019 bisa digenjot lebih tinggi lagi," ungkap dia di Jakarta, Kamis (10/1).
Pada tahun ini, dia melanjutkan, perseroan pelat merah tersebut memproyeksikan peningkatan sekitar 17,5 persen dibanding tahun sebelumnya. "Jadi untuk 2019, itu kita berharap bisa mengangkut 53,5 juta ton," sambungnya.
Edi mengatakan keberadaan kereta angkutan barang ini juga sekaligus menjawab adanya aturan Over Dimension Over Loading (ODOL) atau truk berlebih muatan yang tengah digalakkan pemerintah bagi kendaraan roda empat di jalan raya.
"Peraturan ODOL ini sekarang sedang digiatkan oleh regulator manakala ada angkutan barang melebihi berat maksimum yang diizinkan. Ini sedang direncanakan di 2019, sehingga mendorong para pebisnis bisa pindah ke angkutan kereta," tuturnya.
"Angkutan kontainer yang dilakukan di jalan raya bisa berpindah ke KAI, sehingga bisa membantu meminimalisir kerusakan jalan sampai kemacetan di jalan raya," dia menambahkan.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya