KAI siapkan Rp 50 M bangun infrastruktur kereta api logistik
Merdeka.com - Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Kereta Api Properti Management (KPAM) mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar. Anggaran ini akan digunakan untuk memperbaiki rel sepanjang 1,8 kilometer (km) dan membangun sarana infrastruktur pendukung lainnya untuk kereta api logistik Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Ini untuk revitalisasi kemudian pembebasan lahan dan untuk kontruksi dan penyambungan rel menghabiskan biaya Rp 50 miliar. Ini mulai dari Stasiun Pasoso sampai Stasiun JICT Tanjung Priok," ujar Direktur Keuangan dan Administrasi KAPM Pratoto S Raharjo, di Stasiun JICT Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (18/2).
Dia menargetkan revitalisasi pembangunan sarana dan infrastruktur KA Logistik Tanjung Priok selesai dalam waktu tga bulan.
"Target kami 4 bulan kan. Tapi ini kita selesaikan dalam waktu 3 bulan. Sekarang tinggal pembangunan sarana dan infrastruktur pendukung saja," kata dia.
Sebelumnya, rel kereta api logistik Tanjung Priok yang sudah lama tidak digunakan akhirnya berhasil dihidupkan kembali. Hari ini, rel yang pernah hidup di era Belanda tersebut dilakukan uji coba pada rute Stasiun JICT Tanjung Priok menuju Stasiun Pasoso dan arah sebaliknya.
Direktur Operasi KA Logistik PT KAI, Sugeng Priyono mengatakan untuk sarana dan infrastruktur sudah siap 95 persen untuk digunakan.
"Hari ini uji coba pemanfaatan bongkar muat disini. Secara keseluruhan untuk sarana dan infrastruktur kira-kira sudah 95 persen. Hanya kurang beberapa seperti asesori semacam lampu dan lainnya sara pendukung," ujar Sugeng di Stasiun JICT, Jakarta, Kamis (18/2). (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya