Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kadin ungkap banyak pekerja asing ilegal di industri konstruksi RI

Kadin ungkap banyak pekerja asing ilegal di industri konstruksi RI perbaikan trotoar jalan matraman raya. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Erwin Aksa, mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah juga harus dibarengi oleh perbaikan sumber daya manusia (SDM). Sebab, proyek konstruksi di Indonesia justru lebih banyak dikerjakan oleh kontraktor asing.

Diakuinya, pekerja dalam negeri masih belum memiliki standar yang memadai. Sehingga banyak pekerja asing yang mengerti kontruksi datang ke Indonesia, namun justru merugikan kontraktor di dalam negeri.

"Hampir setiap hari kita lihat imigrasi menangkap, harus bekerja keras untuk bisa menyelesaikan ilegal workers atau kontraktor ilegal di Indonesia. Karena sudah banyak yang dari China, mereka datang ke Indonesia untuk bekerja, dan merugikan kontraktor-kontraktor Indonesia," kata Erwin di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/11).

Dengan demikian, dia meminta adanya sinergi antara asosiasi dan Kadin, guna membantu pemerintah dalam membangun industri konstruksi Indonesia. Tanpa adanya sinergi ini, maka akan semakin banyak pekerja asing yang datang ke Indonesia dan mendominasi pembangunan konstruksi dalam negeri.

"Kontraktor-kontraktor asing ini, jangan sampai merugikan. Design bangunan gedung, yang bangun dari China. Padahal orang kita bisa bangun ini. Masa mereka mendesain gaya China, padahal arsitek Indonesia bisa mendesign bangunan tersebut. Kita harus perkuat, jangan sampai semuanya kontraktor asing yang bangun," imbuhnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP