Kadin Sebut Swasta Siap Berpartisipasi Program Vaksinasi Covid-19
Merdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengatakan akses vaksinasi Covid-19 oleh pihak swasta akan dapat mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain itu, juga akan mempercepat proses pendistribusian.
"Dibukanya akses vaksinasi mandiri akan mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk memenuhi kebutuhan biaya vaksinasi," kata Rosan dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (14/1).
Rosan mengungkapkan, pihak swasta berkeinginan ikut berpartisipasi menyukseskan dan mempercepat pelaksanaan program vaksinasi ke seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini mengingat distribusi vaksin mencapai 400 juta ke seluruh Indonesia dengan target jangka waktu kurang dari satu tahun.
Selanjutnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurutnya, vaksinasi mandiri swasta khususnya bisa diperuntukan bagi kalangan dunia usaha, karyawan, dan keluarga karyawan.
"Apabila aksesnya dibuka, swasta siap mendistribusikan vaksin yang ada dalam list Kementerian Kesehatan yang sudah mendapatkan izin dari BPOM kepada masyarakat sesuai dengan peraturan yang ada," kata Rosan.
Rosan sendiri menjadi salah satu penerima awal vaksin Covid-19 yang mewakili kalangan pengusaha.
Vaksinasi ini dilakukan setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat dan mendapatkan label Halal dari MUI. Hasil evaluasi BPOM menunjukkan, Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen, lebih tinggi dari standar WHO sebesar 50 persen.
Reporter: Andina Librianty
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya