Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kadin: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Pengusaha Tahan Diri untuk Ekspansi

Kadin: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Pengusaha Tahan Diri untuk Ekspansi Anggota Kadin ikut Tax Amnesty. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani, menyebut bahwa para pelaku usaha Tanah Air saat ini tengah menahan diri untuk melakukan perluasan pasar atau ekspansi. Hal ini ditengarai karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama ini hanya stagnan di 5 persen.

"Tapi memang kita harus realistis karena pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen, pengusaha untuk ekspansi masih menahan diri," kata Rosan saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/10).

Rosan mengatakan salah satu alasan pelaku usaha menahan diri dikarenakan permintaan konsumen memang sedang dalam keadaan tidak begitu bagus. Apalagi ditambah dengan kondisi ekonomi global yang saat ini tengah bergejolak.

"Karena kalau mereka ekspansi demand lagi flat kan agak susah juga jadi dalam hal ini yang harus dilakukan oleh dunia usaha adalah membuat perusahaan menjadi lebih efisien dan baik," jelas dia.

Di sisi lain, Rosan juga meminta kepada pemerintah untuk membenahi beberapa kebijakan terkait dengan perpajakan. Di tengah terkontraksinya pertumbuhan dia berharap pemerintah lebih aktif dan banyak memberikan insentif kepada para pelaku usaha.

"Tentunya yang diharapkan adalah bagi pemerintah adalah ketika ada kontraksi pertumbuhan ekonomi mestinya banyak melakukan relaksasi kebijakan maupun insentif, ketika perekonomian sedang naik lagi bagus lagi kita akan sangat mengerti ketika diketatkan kembali, dunia usaha naik turun, kebijakan kebijakan yang dikeluarkan seperti tax holiday, tax allowance yang memang kita butuhkan," tandas dia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP