Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kadin Nilai Investasi Solusi Pengangguran Imbas Digitalisasi

Kadin Nilai Investasi Solusi Pengangguran Imbas Digitalisasi Menteri Bahlil Lahadalia dan Ketum Kadin Arsjad Rasjid. ©2021 Jimmy Kementerian Investasi/BKPM

Merdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang Industri Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid menyebut, digitalisasi yang tidak dibarengi dengan solusi, maka akan mengurangi jumlah pekerja. Arsjad percaya, digitalisasi memang akan membawa suatu perubahan bagi ekonomi Indonesia menjadi lebih kuat. Namun, tetap harus diwaspadai tantangan yang menyertai.

"Semua akan beradaptasi dengan teknologi, ini positif juga tantangan, Tantangan pertama adalah jumlah pekerjaan akan mengurang, dengan adanya teknologi digitalisasi. Ini menjadi tantangan kita bersama bagaimana kita menciptakan lebih banyak lagi pekerjaan," kata Arsjad dalam Rakernas Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan, Rabu (16/3).

Oleh karena itu, untuk mengamankan dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di era gempuran digitalisasi maka peran investasi sangat penting. Masuknya investasi ke dalam negeri secara tidak langsung akan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

"Makanya investasi sangatlah penting, supaya investor bisa aman harus kita jaga bersama. Karena semua negara ingin ada investasi, investasi akan lebih menciptakan banyak pekerjaan," katanya.

Dampak Perang Rusia-Ukraina

rusia ukrainaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Arsjad juga menyebutkan tantangan yang dihadapi Indonesia terkait perang Rusia dan Ukraina terhadap perekonomian Indonesia, khususnya berdampak pada meningkatnya biaya energi.

"Kita juga menghadapi tantangan baru yaitu perang Ukraina-Rusia, ini memang jauh tapi harus ada kewaspadaan untuk kita. Misalnya biaya energi naik, harga gas naik, harga batu bara naik, tapi ada positif buat Indonesia karena Indonesia ekspor komoditas tersebut," kata Arsjad.

Meskipun dampak perang Rusia dan Ukraina berdampak positif untuk Indonesia, pasalnya harga beberapa komoditas energi naik, tapi di sisi lain biaya energinya juga naik. Tentu ini menjadi tantangan baru bagi Indonesia.

Tak hanya itu, tantangan lainnya adalah meningkatnya beberapa harga bahan pokok makanan yang tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga dunia. Di mana pada saat ini yang namanya harga bahan pokok makanan naik, salah satunya minyak goreng.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP