Kadin nilai harga BBM membingungkan masyarakat
Merdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menilai kebijakan harga bahan bakar minyak saat ini mengganggu psikologis masyarakat. Sebab, masyarakat menghadapi harga BBM naik-turun
"Jadi enggak lucu kenaikan dan penurunan harga subsidi BBM ini. Psikologis masyarakat jadi ke ganggu," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto dalam acara Economic Outlook 2015, Jakarta, Kamis (22/1).
Pemerintah, menurut Suryo, seharusnya tak mengubah-ubah harga BBM masih disubsidi.
"Kebijakan yang dilakukan pemerintah bikin bingung, khususnya ke masyarakat yang membutuhkan subsidi," pungkas dia.
Di sisi lain, dia mengatakan, pengusaha nasional saat ini kesulitan mendapatkan pendanaan perbankan. Ini membuat pengembangan usaha terhambat.
"Perlu disadari bahwa pengusaha nasional kini mengeluh dengan bunga tinggi, akses mendapatkan dana sulit, belum lagi kemacetan yang kita hadapi setiap hari. Sulit untuk bersaing dengan negara lain," ujarnya.
Suryo berharap Bank Indonesia bisa mendorong perbankan untuk memudahkan penyaluran kredit ke pengusaha. Dengan begitu, pengusaha nasional bisa menjadi lokomotif pembangunan ekonomi Indonesia.
"Itu menurut kami di dunia usaha, likuiditas perlu menjadi perhatian. Karena kalau sulit mendapatkan likuiditas, dunia usaha semakin berat, padahal 2015 kita harus bersaing di MEA (pasar bebas Asean)," pungkas dia.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya