Kadin: Kelangkaan bahan pokok akibat egoisme 4 kementerian
Merdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai kelangkaan bahan pokok yang selama ini sering terjadi ialah buah dari egoisme kementerian terkait. Saling lempar tanggung jawab harus segera dihentikan dan mulai bersama mencari solusi dalam mengatasi masalah ini.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah dan Bulog Natsir Mansyur mengatakan presiden perlu untuk segera turun tangan mengatasi kelangkaan bahan pangan ini agar masyarakat tidak kesulitan lebih lama. Selama ini tercatat beberapa komoditas telah mengalami kelangkaan dan kenaikan harga yakni gula, kedelai, jagung, garam, bawang, beras, daging.
Kementerian Pertanian, Perdagangan, Perindustrian dan Koordinator Perekonomian harus menjadi perhatian presiden untuk segera diselaraskan. "Kadin sudah sering mengingatkan keempat kementerian tersebut. Namun, Kementerian itu sangat menonjolkan egoisme sektoralnya," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com di Jakarta, Minggu (17/3).
Berbagai masukan dan peringatan yang disampaikan dunia usaha kepada pemerintah sering mentah di tengah jalan akibat egoisme ini. Dasar dari permasalahan ini adalah akibat pemerintah pusat yang masih mempertahankan sentralisasi kebijakan pangan nasional. Pihaknya juga menilai tak jarang timbulnya konspirasi di antara kementerian-kementerian terkait.
Model kebijakan semacam itu, menurutnya, cenderung hanya mempertahankan kepentingan tertentu atau bahkan kepentingan kartel, atau pejabat pemerintahnya terkadang bertindak sebagai pengusaha juga, hal ini sangat disayangkannya. DPR sebagai lembaga legislatif perlu memberikan hukuman dengan mengurangi anggaran apabila ada kementerian yang tidak mampu mengurus pangan.
"Kadin minta impor pangan kita agar dilimpahkan ke daerah untuk mengatur kebutuhan pangan di daerahnya masing-masing," tuturnya.
Selama dua tahun terakhir, Tanah Air mengalami kelangkaan tiga bahan pangan yaitu daging sapi, kedelai dan terakhir adalah bawang putih. (mdk/rin)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya