Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jurus OJK Dorong Inovasi Model Inklusi Keuangan di Tanah Air

Jurus OJK Dorong Inovasi Model Inklusi Keuangan di Tanah Air OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggenjot inovasi model inklusi keuangan di Tanah AIr. Bahkan, Selama bulan Oktober 2020, OJK bersama dengan kementerian/lembaga, Lembaga Jasa Keuangan dan stakeholders terkait menyelenggarakan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK). Dalam acara ini, OJk juga Kompetisi Inklusi Keuangan (KOINKU) 2020.

Kompetisi ini diadakan dalam rangka mencari ide-ide kreatif serta inovatif terkait model inklusi keuangan, khususnya di masa pandemi covid-19 ini.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, KOINKU bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan awareness masyarakat terhadap inklusi keuangan. KOINKU 2020 diharapkan dapat menjaring ide-ide kreatif yang dapat digunakan dalam penyusunan kebijakan perluasan akses keuangan khususnya bagi segmen perempuan.

"Pelaksanaan KOINKU pada 2020 diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan, khususnya perempuan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," ujar Kristrianti dalam penutupan BIK 2020 secara virtual dikutip Jumat (6/11).

Dalam acara penutupan BIK 2020, OJK mengumumkan pemenang KOINKU dengan total hadiah sebesar Rp80 juta. Mengangkat tema 'Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Program Inklusi Keuangan', kompetisi ini diikuti 164 peserta yang berasal dari akademisi (mahasiswa atau dosen), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau komunitas, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), hingga masyarakat umum.

Dari 164 proposal yang masuk selanjutnya dilakukan tahap penjurian dan dipilih 10 finalis oleh dewan juri yang terdiri dari OJK, perwakilan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan PT Permodalan Nasional Madani, serta perwakilan akademisi.

Dari hasil penjurian tersebut, Tim Orientaru berhasil menyabet Juara 1. Tim ini mengirimkan ide kreatif dan inovatif model inklusi keuangan dengan proposal berjudul "SiReceh: Platform Program Inklusi Keuangan melalui Aplikasi Terintegrasi dengan Point of Sales (PoS) dan Penyedia Asuransi Mikro Wanita".

Sementara Juara 2 diraih Tim Alpha Finclusion dengan judul proposal "KembalianKu". Sedangkan Tim 46rier berhasil menyabet Juara 3 dengan judul proposal "Digitalisasi KUR Tani & Smartfarming; Pemberdayaan Petani Perempuan Milenial Adaptasi Kebiasaan Baru".

Tim Cendekia dengan judul proposal "BELKUAN : Sarana Edukasi, Diskusi, dan Penyebaran Informasi Keuangan Berbasis Aplikasi Sebagai Solusi Peningkatan Inklusi Keuangan Perempuan" mendapat Juara Harapan 1. Lalu Tim SBM-ITB dengan judul proposal "Aplikasi M-Power Womanpreneur" meraih Juara Harapan 2.

"OJK melalui KOINKU akan terus berkomitmen untuk mendorong adanya inovasi model inklusi keuangan dalam rangka mendukung tercapainya tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada akhir 2024," tutup Kristrianti.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP