Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Juni, WTON targetkan rebut pabrik beton di Batam dari Korea

Juni, WTON targetkan rebut pabrik beton di Batam dari Korea Proyek JLNT Kasablanka. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - PT Wika Beton (WTON) menargetkan penyelesaian proses akuisisi perusahaan beton pra cetak di Juni 2014. Adapun lokasi pabrik tersebut terletak di Batam, Kepulauan Riau.

Direktur Utama WTON, Entus Asnawi, mengatakan akuisisi saat ini masih dalam tahap negosiasi. Nantinya, perusahaan akan mengambil alih saham dari penanam modal asing (PMA) asal Korea, dan akan menjadi pemegang saham mayoritas, bersama dengan induk usahanya WIKA.

"Di perusahaan itu ada penanam modal asing (PMA) dari korea, kami akan akuisisi 100 persen nanti jadi mayoritas. Rencananya Wika Beton, WIKA dan sebagian pemilik lama, jadi Korea yang pergi," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/4).

Akuisisi perusahaan beton pra cetak, yang memiliki kapasitas produksi sebesar 100.000 ton ini, akan menggunakan dana hasil penerbitan medium term notes (MTN) pada November 2013, yang sebesar Rp 366 miliar. Tenor MTN ini selama 2 tahun, dengan bunga 9,5 persen per tahun, dan akan jatuh tempo pada 2015 mendatang.

Perseroan hingga saat ini telah memiliki 9 pabrik pre cast, dengan kapasitas produksi sebanyak 2 juta ton. Pada tahun ini perseroan akan membangun 3 pabrik baru, sehingga hingga akhir tahun WTON akan mengoperasikan 11 pabrik dengan total 2,2 juta ton per tahun.

Sebelumya, Entus menuturkan bahwa, pembangunan ketiga pabrik baru yang berlokasi di Lampung dan Cilegon akan menelan biaya sebesar Rp 628 miliar. "Dana pembangunan pabrik dari dana belanja modal Rp 628 miliar. Untuk pembangunan dua pabrik serta satu dermaga di Lampung investasinya Rp 350 miliar. Sedangkan, pabrik Cilegon beserta tanah Rp 175 miliar," terangnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP