Jumlah pengangguran meningkat, ekonomi Brasil terancam bangkrut
Merdeka.com - Setelah lengsernya Presiden Brasil Dilma Rousseff dari jabatannya, kini jumlah pengangguran di Negeri Samba ini semakin meningkat. Dari 8,8 juta orang pada tahun 2015 menjadi 12 juta orang hingga saat ini.
Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memprediksi hingga Agustus 2016, produksi industri Brasil mengalami banyak penurunan. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Brasil diperkirakan hanya sebesar 3,3 persen, menurun dari tahun 2015 sebesar 3,8 persen.
"Keyakinan tampaknya telah dipercaya keluar di Brasil. Kredibilitas Kebijakan telah sangat tertekan oleh peristiwa yang mengarah ke perubahan rezim," kata IMF seperti ditulis CNN, Rabu (5/10).
Lemahnya pasar kerja di Brasil ditandai dengan menurunnya upah buruh sebesar 3 persen dan produksi industri yang turun sebesar 3,8 persen pada bulan Agustus.
Analis Ekuitas Amerika Latin di Janus Capital Dan Raghoonundon mengatakan langkah Presiden baru Brasil Michel Temer untuk mengarahkan ekonomi yang ramah pasar belum cukup untuk mengeluarkan Brasil dari kebangkrutan dalam waktu dekat.
"Sementara pemerintah mempertahankan retorika ramah pasar, laju reformasi telah mengecewakan," jelasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya