Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jumlah Pengangguran di Karawang Masih Tinggi

Jumlah Pengangguran di Karawang Masih Tinggi Unjuk Rasa Sodiritas Pengangguran Pribumi Karawang. ©2019 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Ketua Solidaritas Pengangguran Pribumi Karawang (SPPK) Aji mencatat, jumlah pengangguran di Karawang, Jawa Barat masih tinggi. Dia mencatat, sekitar 165.000 orang masih belum mendapatkan pekerjaan.

Dia memprediksi, angka pengganguran akan bertambah karena masih sulitnya mendapatkan pekerjaan bagi pribumi. Dia menilai, banyaknya pekerja dari luar wilayah Karawang menjadi penyebab masih banyak warga Karawang yang belum punya pekerjaan.

"Walaupun Karawang merupakan kota industri tetapi warga pribumi sulit mendapatkan pekerjaan. Tenaga kerja di perusahaan lebih didominasi pencari kerja dari luar daerah," kata Aji saat melakukan aksi di Pemkab Karawang, Rabu (27/11).

Dia berharap, pemerintah Kabupaten Karawang lebih memperhatikan pengangguran warga lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Saya anggap Bupati tidak berhasil dalam mengurangi angka pengangguran di Karawang," jelasnya.

UMK Karawang Tertinggi di Jawa Barat

tertinggi di jawa baratRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyetujui rekomendasi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2020. Besaran upah secara keseluruhan naik 8,51 persen disesuaikan dengan PP No 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ade Afriandi menyatakan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil sudah menyetujui usulan dari kepala daerah di Jawa Barat.

Ini merupakan tindak lanjut dari penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku mulai 1 Januari mendatang sebesar Rp1.810.351,36 melalui SK Gubernur Nomor 561/Kep.1046-Yanbangsos/2018 Tentang UMP Jabar 2020.

Mengacu kepada rekomendasi dari formulasi melalui surat edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, UMK terbesar di Jabar berlaku di Kabupaten Karawang yakni Rp4.594.324,54 atau naik 8,51 persen dari tahun lalu 4.234.010,27.

Sementara rekomendasi angka terkecil yakni Rp1.831.885 diberikan untuk Kota Banjar dari yang sebelumnya hanya 1.688.217,52. Sehingga rata-ratanya, UMK di kabupaten/kota Jabar berkisar Rp2.963.497.

Pengusaha Utamakan Penggunaan Robot

penggunaan robotRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat bahwa sejumlah perusahaan manufaktur yang akan berinvestasi di Karawang akan mengutamakan penggunaan teknologi robot.

Kepala DPMPTSP Karawang, Dedi Achdiat mengatakan, investasi industri di Karawang dipastikan akan tetap bergeliat di tengah tingginya Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang 2020 yang mencapai Rp4.594.324.

Dia mengatakan, sektor industri di Karawang nantinya akan beralih. Dari sebelumnya sektor industri padat karya atau tekstil sandang kulit (TSK), menjadi industri manufaktur yang cenderung mengaplikasikan tenaga mesin.

"Industri manufaktur yang berinvestasi akan lebih mengutamakan teknologi robot dan hanya sedikit menggunakan tenaga kerja manusia," kata dia seperti dikutip dari Antara, Selasa (26/11).

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP