Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jumlah orang miskin makin banyak, pemerintah tak membela diri

Jumlah orang miskin makin banyak, pemerintah tak membela diri Pengemis. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melansir data terbaru profil kemiskinan di Indonesia. Dalam kurun waktu tujuh bulan terhitung Maret-September, jumlah orang miskin di Indonesia naik 480.000 jiwa.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa hanya mengatakan, pemerintah akan mengendalikan inflasi agar tidak berdampak buruk ke masyarakat dan akhirnya mendorong angka kemiskinan bertambah besar.

"Memang ada kenaikan. Itu akan kita segera kendalikan inflasi dampak dari kenaikan BBM dan juga ada beberapa yang akibat harga pangan," ujar Hatta usai rakor kenaikan harga elpiji non subsidi 12 Kg di Istana Wapres, Sabtu (4/1).

Pemerintah berjanji mengendalikan tekanan harga bahan pangan agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat.

"Kita akan kendalikan habis-habisan harga pangan. Pasokan harus cukup di 2014. Kita harus menjaga agar masyarakat kita terprotect dengan baik. Dana-dana sosial protection harus berjalan," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPR Irman Gusman menyindir pemerintah dengan data kemiskinan terbaru yang dilansir BPS. Dia mengemukakan, jumlah penduduk miskin yang bertambah 480.000 dalam kurun waktu tujuh bulan terhitung sejak Maret-September 2013, sangat memprihatinkan.

Dengan kenaikan itu, saat ini jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 28 juta jiwa. "Jumlah ini sama dengan 7 kali jumlah penduduk Singapura," kata Irman dalam acara Diskusi Kebangsaan di Gedung Grha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jawa Tengah, Sabtu (3/1). Sampai dengan Juni 2012, jumlah penduduk Singapura 5,31 juta jiwa.

Dia menuturkan, survei itu baru berdasar ukuran kebutuhan fisik minimum. "Seandainya dihitung dari pendapatan minimum, jumlahnya bisa lebih dari jumlah tersebut," ujarnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP