Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak di Tengah Pandemi

Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak di Tengah Pandemi ilustrasi orang kaya. shutterstock.com

Merdeka.com - Sudah lebih satu tahun pandemi melanda Indonesia. Berbagai sektor merasakan dampak pandemi, terutama pariwisata, hotel dan pusat belanja. Dampak sangat terasa karena adanya aturan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah penularan kasus positif Covid-19.

Namun demikian, jumlah orang kaya di Indonesia tetap terus bertambah di tengah pandemi. Data terbaru yang dilansir Credit Suisse dan Financial Times mencatat bahwa jumlah orang kaya di berbagai negara termasuk Indonesia mengalami peningkatan.

Jumlah orang Indonesia yang memiliki kekayaan lebih dari USD 1 juta atau setara Rp14,49 miliar ada sebanyak 172.000 orang pada tahun 2020. Angka itu bertambah sebanyak 62,3 persen dibandingkan tahun 2019 yang hanya 106.215 orang.

Sementara jumlah orang Indonesia dengan kekayaan lebih dari USD 100 juta pada 2020 mencapai 417 orang atau naik 22,29 persen dari tahun 2019.

Jumlah kekayaan tersebut melonjak signifikan selama pandemi Covid-19 hingga mencapai lebih dari 50 persen, seperti bos Djarum Budi Hartono dan Michael Hartono, Prajogo Pangestu, Sri Prakash Lohia, dan Chairul Tanjung.

Menurut laporan tersebut, jumlah orang kaya di Tanah Air bertambah karena kenaikan harga aset. Salah satunya didorong oleh suku bunga rendah yang mendorong harga aset di pasar keuangan.

Selain itu, harga aset fisik seperti properti pun masih membukukan kenaikan meski lajunya melambat. Pada 2020, indeks harga hunian residensial naik 1,55 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Ajak Konglomerat Bantu Ekonomi Masyarakat

Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak para konglomerat di Indonesia untuk membantu ekonomi masyarakat yang kesulitan akibat PPKM Darurat.

"Pemberlakuan PPKM Darurat menuai kontradiksi di tengah masyarakat, situasi yang membuat semakin lebarnya kesenjangan sosial," kata LaNyalla dikutip dari Antara.

Senator asal Jawa Timur itu mengungkapkan saat ini banyak masyarakat miskin kekurangan makanan. Sedangkan bantuan sosial tunai PPKM Darurat yang mereka harapkan hingga kini belum cair.

Dia meminta pemerintah mengajak para orang kaya untuk memberikan sumbangsih secara material untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi.

"Inilah saatnya peran serta sebagian kelompok yang mampu memberikan pertolongan dan dukungan pada sebagian saudara yang lain yang berkesusahan untuk menutupi kebutuhan pokok di tengah pandemi," ujar LaNyalla.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP