Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jubir Presiden Optimis Perekonomian Nasional Bangkit di Tengah Lonjakan Covid-19

Jubir Presiden Optimis Perekonomian Nasional Bangkit di Tengah Lonjakan Covid-19 Fadjroel Rachman. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pemerintah optimis perekonomian di Indonesia akan bangkit kembali. Walaupun hingga saat ini lonjakan kasus Covid-19 masih terus meningkat.

"Sampai saat ini Presiden Jokowi masih menetapkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5-7 persen pada 2021. Mengingat kecenderungan ke arah positif pada awal kuartal 202," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, Kamis (8/7).

Dia pun mengatakan Jokowi memiliki target pertumbuhan ekonomi. Terdapat tiga strategi yaitu kesehatan, perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi khusus UMKM.

"3 Strategi: kesehatan, perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi khususnya UMKM," bebernya.

Sebelumnya diketahui Bank Dunia menempatkan Indonesia sebagai negara kelas menengah bawah atau lower middle income. Peringkat per 1 Juli ini turun dibandingkan sebelumnya, di mana Indonesia sudah menjadi negara berpendapatan menengah atas.

Mengutip laporan Bank Dunia, assessment terkini mencatat GNI per kapita Indonesia tahun 2020 turun menjadi USD 3.870. Tahun lalu, Indonesia berada di level atas untuk negara berpendapatan menengah atas dengan (GNI) atau pendapatan nasional bruto sebesar USD 4.050 per kapita.

Bank Dunia mencatat, Indonesia saat ini sejajar dengan Belize, Iran, dan Samoa. Sedangkan Panama, Mauritius dan Romania juga mengalami turun peringkat dari negara high class menjadi negara upper middle income atau negara berpendapatan menengah atas.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP