Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jual armada dan PHK karyawan, Express kalah pamor dari taksi online

Jual armada dan PHK karyawan, Express kalah pamor dari taksi online Taxi Express. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) berencana menjual aset dan PHK karyawan. Penyebabnya, menurunnya kinerja operasional yang ditandai dengan penurunan pendapatan.

Tercatat, pada Juni 2017, Express hanya berhasil membukukan pendapatan Rp 158,73 miliar. Angka ini turun 58 persen dari periode yang sama di 2016 sebesar Rp 374,06 miliar.

Penurunan pendapatan ini disebabkan rendahnya tingkat utilitas alias tingkat perolehan penumpang. Selain itu, hadirnya taksi online yang membuat para penumpang beralih ke transportasi tersebut.

"Tingkat utilitas armada taksi mengalami penurunan karena adanya peralihan ke jasa transportasi berbasis aplikasi," kata manajemen TAXI dalam suratnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/10).

Perusahaan juga berencana menjual 136 unit armada taksi dan 1 unit bus. Dengan realisasi dana yang didapat oleh Perseroan dari penjualan armada tersebut sekitar Rp 2,5 miliar dan sisanya sebesar Rp 3,5 miliar akan direalisasikan di periode berikutnya.

Nantinya, hasil penjualan tersebut sebagian besar akan digunakan untuk mengurangi kewajiban jangka panjang, dan juga untuk menunjang kegiatan usaha dan operasional.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP