Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jonan sebut kasus Co pilot Lion tawarkan pramugari masih diproses

Jonan sebut kasus Co pilot Lion tawarkan pramugari masih diproses Ignatius Jonan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Beberapa hari lalu, publik dikejutkan dengan pemberitaan adanya suara desahan dalam kokpit pesawat Lion Air yang 'menawarkan' pramugarinya ke penumpang. Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan mengatakan kasus desahan tersebut masih dalam penyelidikan di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

"Saya kira kalau yang itu lagi diurus di Direktorat Angkutan Udara," kata Menteri Jonan di sela Acara Puncak Hari AIDS sedunia tahun 2015 di Kantor Kemenhub, Jakarta, Minggu (6/12).

Dia menambahkan, untuk sementara ini penyelidikan masih dalam proses. "Mustinya iya," singkatnya.

Seperti yang diketahui, seorang penumpang bernama Lambertus Maengkom melaporkan adanya suara desahan yang terdengar dari kokpit lewat pengeras suara pesawat. Laporan tersebut ditujukan pada Kementerian Perhubungan, namun draf pelaporannya tersebar lewat situs bandara.web.id para Rabu (15/11).

Sementara itu, Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan telah mengonfirmasi kepada Co Pilot. Menurutnya, yang bersangkutan membantah telah mendesah selama pesawat terbang menuju ke Denpasar. Selain itu, Co Pilot juga tidak mungkin berbicara terus karena dia harus selalu berkomunikasi dengan petugas tower.

Dia mengaku telah melakukan investigasi internal dan telah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam pesawat yang terbang dari Surabaya menuju Denpasar, 14 November 2015.

"Co Pilot itu mengucapkan selamat ulang tahun ke teman pramugarinya yang ikut terbang. Jadi seperti memberi kejutan. Hal itu melanggar prosedur announcement dan etika," lanjut Edward.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP