Jonan minta Jokowi beri perlakuan khusus kereta Bandara Halim-Soetta
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan berharap Presiden Joko Widodo memberikan perlakuan khusus dalam pembangunan kereta dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.
Salah satu perlakuan khusus tersebut adalah dengan tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia dalam membangun kereta yang menghubungkan bandara ini.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan Jonan sebagai petinggi di kementerian perhubungan telah mengusulkan perubahan Peraturan Presiden (Perpres) baru ini kepada Jokowi.
"Perpres yang lama itu sifatnya 'general' (umum), Pak Menteri untuk KA bandara ini ingin ada 'special treatment' (perlakukan khusus)," ucap Hanggoro seperti dilansir dari Antara, Jakarta, Rabu (15/4).
Hanggoro mengatakan saat ini tengah direvisi Perpres 38 Tahun 2015 sebagai payung regulasi proyek tersebut yang mengganti peraturan lama, yakni Perpres 67 Tahun 2005. "Salah satunya contohnya nanti ada kemungkinan kerja sama dengan PT KAI sebagai 'strategic partner' (mitra strategis) dalam pembangunan kereta ini," katanya.
Saat ini, proyek tersebut masih dibahas di tingkat Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Kementerian Keuangan. Hanggoro mengatakan target Perpres selesai dalam jangka waktu tiga bulan mendatang, nantinya setelah disahkan oleh Presiden Joko Widodo, akan diserahkan untuk disahkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
"Kita sedang dalam proses menyelesaikan amdal (analisis dampak lingkungan) dan sekarang menyelesaikan dokumen buku transaksinya dengan PT Sarana Multi Infrastruktur," katanya.
Dia mengatakan saat ini tengah dimulai lagi studi kelayakan yang dilakukan oleh PT SMI sejak 2014, sementara menunggu Perpres yang khusus untuk proyek tersebut.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya