Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jonan Beberkan Tantangan Industri Logistik di Tengah Pandemi Virus Corona

Jonan Beberkan Tantangan Industri Logistik di Tengah Pandemi Virus Corona Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menilai, industri logistik memang sulit dijalankan saat krisis seperti saat ini. Sebab, industri ini dilakukan berdasarkan ketersediaan transportasi. Jika transportasi dibatasi atau bahkan tidak ada, tentu logistik tidak akan jalan.

"Selama vaksinnya (Corona) belum ditemukan, mungkin tantangan ke depannya akan semakin berat (untuk industri logistik). Kegiatan logistik ini juga banyak yang on hold atau berkurang, mau enggak mau, meskipun ada online shopping, pasti jumlahnya juga berkurang," kata Jonan dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (17/4).

Menurutnya, masyarakat tidak bisa langsung berpindah kebiasaan berbelanja dari fisik ke digital. Bahkan, masyarakat juga pasti sudah memperhitungkan dampak Corona yang membuat mereka membatasi pembelian barang-barang. Hal ini tidak cuma berdampak ke toko tempat mereka berbelanja, tapi juga kepada angkutan logistik yang membawa barang tersebut.

"Orang-orang mulai berhemat karena enggak tahu Corona sampai kapan, kalaupun sekarang enggak terdampak, apakah nanti akan terdampak, mungkin 3 bulan selanjutnya, 6 bulan dan seterusnya," lanjutnya.

Oleh karenanya dirinya menyarankan agar pengusaha logistik dapat memanfaatkan waktu saat ini untuk mempersiapkan bisnis mereka agar saat Corona mereda, pelayanan mereka dapat kembali normal menghadapi permintaan yang tinggi.

"Pikirkan ke depannya mau diapakan bisnis ini, siapkan sekarang juga, terutama bisnis logistik ini kurangnya penggunaan IT. Nah, siapkan sekarang mumpung enggak terlalu sibuk urus pelanggan," katanya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP