Jokowow effect berpotensi melemah, laju IHSG kembali payah
Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berada pada rentang support 4650-4756 dan resisten 4885-4912.
Analis Trust Securities Reza Priyambada memaparkan bahwa meski sempat berada di support 4680-4706, namun mampu berbalik naik melampaui target resisten 4735-4750.
"Di satu sisi memberikan harapan dan peluang untuk melanjutkan kenaikan namun, di sisi lain dapat menarik perhatian untuk profit taking. Jika kondisi ini dimanfaatkan untuk profit taking masif dan tidak didukung sentimen yang ada maka Jokowow Effect akan berkurang dan IHSG pun dapat kembali terkoreksi," kata Reza, Senin (17/3).
Pada perdagangan Jumat, (17/3), dengan sentimen positif dari rilis BI rate, apresiasi Rupiah, dan kembalinya asing mencatatkan nett buy diharapkan dapat mempertahankan IHSG di zona hijaunya. "Pada awalnya laju IHSG cenderung melemah setelah pelaku pasar mulai melakukan profit taking pasca mendapatkan informasi mengenai BI rate tersebut," kata Reza.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh tertinggi di level 4726,17 di akhir sesi 2 dan terendah 4726,17 di awal sesi 1 dan berakhir di level 4726,17. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik.
"Sepanjang pekan kemarin, asing masih tercatat nett buy sebesar Rp Rp8,18 triliun atau naik signifikan dari pekan sebelumnya Rp294,83 miliar. Jika dihitung sejak awal tahun (YTD) maka sampai dengan pekan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp17,811 triliun melanjutkan nett buy pekan lalu senilai Rp10,52 triliun."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya