Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi tak pusingkan kebijakan Trump agar AS keluar dari TPP

Jokowi tak pusingkan kebijakan Trump agar AS keluar dari TPP Jokowi terima kunjungan PM Belanda. ©2016 REUTERS/Darren Whiteside

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyatakan AS akan mundur dari Pasifik atau Trans Pacific Partnership (TPP). Pengumuman ini akan disampaikan pada saat Trump dilantik.

Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan jika TPP tidak berjalan akibat kebijakan dari Donald Trump. Sebab, Indonesia sendiri belum memutuskan untuk masuk dalam perjanjian ini, dan menyatakan masih mempelajari isi dari perjanjian tersebut.

"(TPP) Batal tidak ada pengaruhnya ke kita. Kalau terus, berarti kita ikut. Kalau tidak, ya berarti seperti biasanya," kata Presiden Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (24/11).

Dia menegaskan, meski TPP batal namun masih banyak perjanjian perdagangan bebas yang terus dikejar pemerintah, seperti EU-CEPA dan perjanjian bebas dengan Australia. Sehingga, masih banyak peluang bagi Indonesia masuk ke pasar internasional meski tidak dengan Amerika Serikat.

"Saya mengingatkan para Menteri, meski demand perdagangan untuk ekspor menurun, masih banyak negara yang bisa dijadikan tujuan utama ekspor yang belum kita tuju," imbuhnya.

Selain itu, banyak negara di dunia yang bisa menjadi pasar baru bagi Indonesia dalam mengekspor produk-produk dalam negeri. Tentunya, hal ini bisa meningkatkan potensi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia dalam mengembangkan usahanya di dunia internasional.

"Seperti India, Sri Lanka, Bangladesh, Aljazair yang belum pernah kita telusuri. Karena kita selalu masuk pasar tradisional, seperti Eropa, Amerika, China, terus itu-itu saja. Padahal semakin banyak negara tujuan pasar, maka semakin aman ekonomi kita," pungkas Presiden.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP