Jokowi: Potensi bisnis digital Indonesia capai USD 130 M pada 2020
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi keberanian anak-anak muda dalam mengembangkan bisnis digital di Indonesia, dan bersaing dengan negara-negara lain. Menurut dia, hal ini merupakan suatu bentuk inovasi dan terobosan baru untuk memajukan perekonomian tanah air.
"Saya pernah berbicara dengan anak-anak muda yang bergerak dalam digital ekonomi. Berbicara kepada mereka, bagaimana kalau mereka bergabung dengan asing takut tidak? Semua mengatakan kalau mereka tidak punya rasa takut bersaing dan berkompetisi. Terus bagaimana kalau kamu dicaplok kalau join? Tidak pak malah kita yang akan nyaplok," ujar Jokowi dalam Kompas 100 CEO di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (26/11).
Dia menegaskan, potensi digital bisnis di Indonesia bisa mencapai USD 13 miliar. Bahkan pada 2020, Jokowi menargetkan potensinya bisa mencapai USD 130 miliar.
Untuk itu, kata Jokowi, semua pihak harus bisa mengolah potensi-potensi tersebut agar tidak dimanfaatkan oleh negara lain. Salah satunya, dengan adanya dukungan dari pemerintah untuk membekingi bisnis ini.
"Pemerintah juga harus mendukung potensi ini. Seperti dari Badan Ekonomi Kreatif, Menkominfo ini tugas mereka mem-back up anak-anak muda dalam menjalankan bisnis ini," imbuhnya.
Jokowi berharap, masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan peluang besar untuk menciptakan inovasi-inovasi dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.
"Ke depan, digital bisnis saya percaya bisa menggerakkan perekonomian kita. Saya sampaikan 17 ribu pulau yang terdiri dari pasar-pasar kalau dikoneksikan dengan aplikasi, maka perekonomian bisa meluas," pungkas dia.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya