Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Minta Menteri Data Perusahaan yang Mau Masuk RI tapi Belum Terealisasi

Jokowi Minta Menteri Data Perusahaan yang Mau Masuk RI tapi Belum Terealisasi Presiden Jokowi. ©2018 Merdeka.com/Titin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo membuka rapat terbatas terkait antisipasi perkembangan perekonomian dunia. Rapat tersebut dihadiri menteri kabinet kerja. Mantan Gubernur DKI Jakarta meminta agar para menteri mendata perusahaan yang sudah masuk tapi belum terealisasi.

"Saya minta semua kementerian yang berkaitan dengan investasi. Kan semua ada, tidak hanya di BKPM saja, pertanian ada, industri ada, BUMN ada, kementerian yang lain, saya minta perusahaan-perusahaan yang sudah masuk, sudah buka pintu ke kita, tapi belum realisasi, tolong dalam seminggu ini juga tolong diinvetarisir," kata Jokowi saat membuka ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/9).

Dia mencontohkan, perusahaan petrokimia yang masih memiliki masalah lahan dengan Pertamina. Padahal menurut dia, investasi yang didapat cukup besar.

"Misalnya kayak kemarin Petrochemical yang dari Taiwan ada problem masalah tanah dengan Pertamina. Padahal investasinya gede banget. Misalnya Aramco gak mau masuk masuk karena apa dari Saudi. Semuanya akan kita cek satu per satu listnya. Sehingga betul betul mereka merasa dilayani," ungkap Jokowi.

Sebab itu dia menekankan agar para menteri memberikan pelayanan yang baik kepada para investor. Sehingga membuat solusi dan jalan keluar.

"Dampingi mereka sampai terealisasi, kita ini jangan kayak pejabat minta dilayani. Kita melayani. Saya rasa itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan," ungkap Jokowi.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP