Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi minta Kalimantan jadi prioritas pemetaan wilayah

Jokowi minta Kalimantan jadi prioritas pemetaan wilayah Presiden Jokowi. ©Setpres RI/Cahyo

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan mengakibatkan dampak dari berbagai sisi, seperti hilangnya sebagian ekosistem hingga menyebabkan kerugian negara triliun Rupiah. Tentunya, hal ini membuat pemerintah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki dampak yang terjadi.

Salah satunya, adanya pemetaan di Kalimantan agar bisa dianalisis dan dikaji sejauh mana kondisi spasial dari wilayah tersebut. Tentunya, hal ini untuk mengetahui sejauh mana perkembangan wilayah Kalimantan pasca kebakaran hutan dan lahan.

"Pak Presiden itu meminta (Badan Informasi Goespasial/BIG) mendahulukan peta untuk Kalimantan yang lengkap," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (27/4).

Dia mengimbau agar BIG dengan kementerian dan lembaga (K/L) terkait untuk melakukan sinkronisasi data dengan mengacu kepada referensi yang sama, yang telah ditetapkan BIG dengan format Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI).

"Agar rencana kerja bisa disinkronisasikan untuk menyelesaikan (masalah) di Kalimantan sebagai prioritas utama (pemetaan wilayah)," tegas Darmin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akibat kebakaran hutan negara dirugikan ratusan triliun. Angka kerugian masih bisa bertambah.

"Kerugian negara Rp 240 triliun," kata Luhut.

Kerugian itu termasuk kesehatan masyarakat terdampak kabut asap. "Saya kira (kondisi anak dan masyarakat) sudah dilakukan oleh Menkes pasca kebakaran ini dan masih berjalan dengan baik," ucap Luhut.

Meski kebakaran hutan sudah mulai padam, pemerintah tidak bisa lengah. Peristiwa kebakaran hutan tahun ini harus jadi pelajaran untuk pencegahan agar tidak terulang di tahun depan. "Tapi tadi kami dapat laporan dari metrologi, kita mulai Januari akhir sudah mulai berjaga-jaga untuk tidak terjadi lagi kebakaran seperti itu lagi," pungkas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP