Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi legowo dana jumbo PMN ditolak DPR

Jokowi legowo dana jumbo PMN ditolak DPR Jokowi umumkan paket kebijakan ekonomi. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengaku legowo dengan penolakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 39 triliun. Hal ini diketahui usai kunjungan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro ke Istana Negara, hari ini.

"Sudah dilaporin. Baca saja kesimpulan DPR. Ya tidak masalah (ditolak), kan itu bukan ditolak," ujar dia usai bertemu Jokowi di Istana, Jakarta, Senin (2/11).

Bambang menegaskan hasil paripurna tersebut baru dilaporkan usia Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS) dan memantau kondisi lokasi kebakaran hutan di Sumatera.

"Update saja, ya tentang semuanya," kata dia.

Untuk diketahui, DPR telah mengesahkan RAPBN 2016 menjadi APBN 2016. Tetapi dalam pengesahan tersebut, tidak disertai postur anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) alias ditunda pengesahannya.

Anggaran PMN menjadi polemik dan mendapat penolakan keras dari DPR. Alasannya karena jumlahnya yang terlalu besar mencapai lebih dari Rp 39 triliun dianggap membebani kas negara, dan rentan disalahgunakan.

"Mengenai PMN, dikembalikan kepada komisi terkait yang akan dibahas dalam APBNP 2016 yang akan datang," kata Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/10).

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP