Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi hanya izinkan pembangunan gedung baru untuk sarana pendidikan

Jokowi hanya izinkan pembangunan gedung baru untuk sarana pendidikan Presiden Jokowi Blusukan di Pasar Gudang Lampung. ©Setpres RI/Cahyo

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan kepada seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) ihwal moratorium pembangunan gedung negara yang pernah dikeluarkan pada akhir tahun 2014 lalu.

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung mengatakan, Presiden Jokowi memberikan pengecualian kepada K/L untuk melakukan pembangunan gedung, yaitu asalkan gedung tersebut diperuntukkan untuk sarana pendidikan.

"Sedangkan yang lain-lain yang bersifat pembangunan gedung dan sebagainya tidak diizinkan," kata Pramono di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/2).

Selain untuk sarana pendidikan, Pramono menjelaskan Presiden Jokowi juga mengizinkan K/L membangun gedung baru yang dianggap sangat penting untuk negara. Misalnya, sarana untuk pemberantasan narkoba dan penanggulangan terorisme.

"Dan itu pun harus diminta oleh Presiden, Menkeu dan BPKP sebelum memberikan persetujuan harus dikaji lebih rinci, lebih detail, tidak gampang memberikan persetujuan," katanya.

Pramono menjelaskan, Presiden Jokowi juga melarang seluruh kementerian dan lembaga untuk membeli tanah baru. Jokowi meminta agar seluruh kementerian dan lembaga untuk memanfaatkan tanah negara yang telah ada.

"Nanti akan ada perubahan PMK yang dulunya, Menkeu tidak punya fleksibilitas memindahkan tanah yang tidak dipakai di sebuah Kementerian/Lembaga kepada Kementerian/Lembaga lain, tadi bapak Presiden menyampaikan, yang seperti itu akan diambil alih oleh pemerintah, oleh Presiden, supaya efisiensi bisa dilakukan," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP