Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi: Ekonomi RI tak krisis, senangnya menjelekkan diri sendiri

Jokowi: Ekonomi RI tak krisis, senangnya menjelekkan diri sendiri Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma. ©Setpres RI/Laily

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo membantah anggapan bahwa Indonesia sedang berada dalam krisis ekonomi. Alasannya, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini termasuk lima besar dunia.

Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Amerika Serikat, kemarin.

"Krisis-krisis. Yang namanya krisis kalau moneter jatuh, pertumbuhan ekonomi minus. Negara-negara lain iya, kita masuk lima besar pertumbuhan ekonominya. Senengnya kok menjelekkan diri sendiri," katanya di Wisma Tilden, Washington DC, Amerika Serikat, seperti dilansir Antara, Senin (26/10). Sontak, pernyataan itu disambut tawa dan tepuk tangan sekitar 1.250 peserta.

Jokowi mengungkapkan, masyarakat Indonesia perlu membangun optimisme guna menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Menurutnya, ekonomi Indonesia saat ini jauh lebih baik ketimbang 1998.

"Jadi kalau melihat posisi ekonomi tak dalam keadaan krisis, kita tidak ada rasa pesimistis," katanya. "Contoh, pada 1998 pertumbuhan ekonomi minus 13,1 persen, saat ini kita masih plus 4,7 persen bahkan kuartal ketiga menurut BI bisa 4,85 persen."

Kemudian, lanjutnya, inflasi pada 1998 mencapai 28 persen. Kini, inflasi di bawah 4 persen, jauh di bawah tahun lalu 8,5 persen.

Sedangkan nilai tukar pada 1998 pernah mencapai Rp 15.000 per USD. Sekarang Rp 13.600 per USD, meskipun sempat menyentuh angka Rp 14.700 per USD.

"Saya sampaikan bahwa negara kita perlu transformasi fundamental ekonomi yang dulunya bertumpu pada konsumsi, penjualan bahan mentah kita mulai ke produksi, industri, dan investasi," katanya. "Memang diawal sulit, pahit ya tapi dalam jangka menengah panjang bahwa jalan yang akan kita lalui adalah jalan yang benar."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP