Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi diingatkan minta perlakuan setara pada utang asing

Jokowi diingatkan minta perlakuan setara pada utang asing Jokowi selfie bersama siswa Singapura. ©Straits Times

Merdeka.com - Pemerintah saat ini diakui membutuhkan banyak pendanaan untuk pembangunan infrastruktur penunjang ketahanan pangan di Tanah Air. Kendati demikian, pemerintah diminta tetap berhati-hati dalam memanfaatkan utang luar negeri.

Hal tersebut diungkapkan mantan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat menjadi pembicara di seminar "Indonesia Water Learning Week 2014", Jakarta, Senin (24/11).

"Terutama ketika melakukan pinjaman bilateral, biasanya persyaratan ketat, harap berhati-hati. Pemerintah harus minta equal treatment (perlakuan setara) dan penghargaan atas aturan di Indonesia."

Menurutnya, pembiayaan proyek infrastruktur air harus menjadi prioritas pemerintahan saat ini. Mengingat, proyek tersebut bisa mendukung keinginan Presiden Joko Widodo mewujudkan kedaulatan pangan dan energi.

"Selain membangun waduk, bendungan atau bangunan air lainnya, saya juga mendengar saat ini tengah dikaji pembangkit listrik tenaga air."

Jika demikian, menurut Djoko, anggaran negara tidak cukup membiayai seluruh proyek infrastruktur. Untuk itu, pemerintah harus mencari pembiayaan dari perusahaan negara atau daerah, dan swasta.

"APBN paling hanya bisa menanggung 30 persen," katanya. "Swasta bakal tertarik asal proyek tersebut jelas waktu pengembalian investasinya, izin dan pembebasan lahan mudah."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP