Jokowi copot Menteri Sudirman Said bila 35.000 MW tak terealisasi
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku memberi target kepada para menteri kabinet Kerja yang dipimpinnya. Presiden sengaja memberikan target tinggi agar para menteri bekerja keras.
Salah satunya target pembangunan pembangkit listrik 35.000 Mega Watt (MW). Kepala negara tidak menampik proyek pembangkit listrik 35.000 MW memang target ambisiusnya.
"Banyak yang sampaikan ke saya, kasih target yang realistis dong. Tapi masa saya beri target yang kecil, keenakan menterinya," ujar Jokowi saat menyampaikan pidato dalam Indonesia Outlook 2015 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (15/1).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku tidak segan-segan mencopot menterinya apabila target yang telah disepakati tidak tercapai. Ancaman itu juga disampaikan secara terbuka kepada Menteri ESDM Sudirman Said.
"Kalau sampai 30.000 MW saya maafkan, tapi kalau jauh dari target ya tahu sendiri, saya ganti langsung," kata dia.
kepala Negara sadar betul, masalah perizinan membuat pembangunan pembangkit listrik tertunda. Untuk itu, pemerintah bakal memudahkan para investor dengan melakukan perizinan satu pintu.
"Memang target kita ambisius sekali 35.000 MW. Yang kemarin saja 10.000 MW saja sampai 6-7 tahun. Ini 35.000 MW," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya