Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi akan luncurkan Program Pendidikan Vokasi Industri di Cikarang

Jokowi akan luncurkan Program Pendidikan Vokasi Industri di Cikarang Presiden Jokowi. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan meluncurkan Program Pendidikan Vokasi Industri. Peluncuran akan dilakukan di PT Astra Otoparts yang terletak di kawasan Greenland Industrial Center Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada pukul 10.00 WIB.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian tengah berupaya meningkatkan peran pendidikan kejuruan dan vokasi dalam menunjang penyediaan tenaga kerja agar sesuai kebutuhan di dunia industri.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pada hari Selasa (29/11/216) menjadi tuan rumah dalam penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) lima menteri tentang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri.

Lima menteri yang menandatangani adalah Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartato, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhamad Natsir.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartato mengemukakan, MoU ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Penandatanganan ini sekaligus implementasi dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat terbatas tentang pendidikan dan pelatihan vokasi.

"Untuk mewujudkan itu perlu dibangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, khususnya kementerian terkait untuk mendorong dan memfasilitasi terwujudnya link and match pendidikan dengan industri," kata Airlangga.

Belum lagi, kata dia, menghadapi era industri 4.0 yang melibatkan unsur digital dalam setiap rantai nilai proses manufaktur para pekerja dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Kerjasama dan dukungan industri juga menjadi faktor penting terselenggaranya pendidikan kejuruan dan vokasi yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja," terangnya.

Oleh karenanya, Ia berharap industri bisa memberikan masukan terhadap kurikulum pendidikan sesuai dengan perkembangan teknologi, serta menyediakan fasilitas praktik magang bagi pelajar maupun guru. Dengan begitu, mereka bisa mengikuti perkembangan teknologi industri terkini. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP