Jokowi: Ada tambahan 240 MW, semua kecamatan Papua terang di 2019
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menjanjikan semua kecamatan di Papua dan Papua Barat dialiri listrik mulai 2019. Saat ini, rasio elektrifikasi Papua baru 46 persen dan Jokowi menargetkan di 2019 di atas 90 persen.
Jokowi mengakui tak mudah membangun transmisi atau infrastruktur listrik di Papua. Pernah ada kejadian pipa pembangunan hanyut karena banjir.
"Pipanya juga ke sapu hanyut oleh banjir sehingga tapi Alhamdulillah bisa diselesaikan dan ini menambah pasokan listrik bagi papua. Dan kita harapkan sperti kita sampaikan 2019 akan tambah 240 MW," kata Jokowi ketika ditemui di Sentani, Papua, Senin (17/10).
Jokowi meminta kepada PLN agar membereskan semua masalah pembangunan, walau memang sulit. Jokowi tidak mentolerir pembangunan molor melewati 2019.
"Artinya semua kecamatan sudah teraliri listrik. Memang yang paling sulit kalau kita lihat contoh saja untuk pembangunan gardu atau transmisi. Medannya di sini sangat berat sekali. Belm nanti masuk ke wilayah hak ulayat misalnya. Tadi pak gubernur selalu berikan tekad," katanya.
Ketika ditanya apakah 2019 berkaitan dengan berakhirnya masa kepresiden, Jokowi tidak menjawab dengan detail.
"Karena memang kekurangan seperti itu. Dengan perkembangan ekonomi, industri saya kira kebutuhannya seperti itu," tutupnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya