JK ungkap penyebab devisa RI lebih kecil dibanding Malaysia
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan pengelolaan devisa Indonesia sangat liberal. Hal ini yang menjadi penyebab devisa Indonesia terlihat kecil padahal ekspor selalu meningkat setiap bulannya.
"Masa kita kalah dari Malaysia, Thailand devisanya. Apa yang salah? Ternyata kita terlalu liberal mengatur devisa," katanya di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/11).
Menurut JK, Indonesia sudah mengekspor komoditi seperti batu bara dan kelapa sawit. Ternyata, kata dia, komoditi ini disimpan di Singapura dan Malaysia. Sehingga, devisa negara yang dihasilkan tak maksimal.
"Ini kesalahan fatal, karena kita mengartikan ekspor dengan pengapalan bukan masuknya duit. Itulah kesalahan utama," tegas dia.
Dia menambahkan, saat ini pemerintah tengah memperbaiki sistem yang keliru. Sehingga masyarakat tak hanya mendapatkan sisa ekspor saja.
"Waktunya untuk memperbaiki sistem supaya maju dengan baik tidak mewariskan kesulitan hanya karena seperti itu. Kita tidak boleh dibelenggu kepentingan pasar," tutup JK. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya