Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK: Indonesia telat mengembangkan perbankan syariah

JK: Indonesia telat mengembangkan perbankan syariah Bank Syariah. ©wordress.com

Merdeka.com - Dalam pengembangan perbankan syariah, Indonesia tertinggal hampir tiga dekade dari Malaysia. Negeri jiran itu sudah mulai membangun perbankan syariah sejak 1963.

Sementara Indonesia baru merintis perbankan syariah pada 1991.

"Di Indonesia ini memang kita terlambat untuk memulai itu dibanding Malaysia," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla saat Muktamar Ikatan Ahli Ekonomi Islam di Kementerian Keuangan, Jakarta, (30/4).

JK mengatakan Malaysia memulai industri syariah dengan menggunakan nama haji. Namun, skema yang dihasilkan dari haji tersebut adalah bagi hasil atau sama seperti ventura.

"Kalau ada yang sisi bisnis ventura itu juga syariah," kata dia.

JK menambahkan saat ini syariah lebih mudah ketimbang awal perkembangannya di tahun 1991. Untuk itu, perbankan syariah dan perbankan konvesional harus dapat berkembang secara bersamaan.

"Dan tidak ada pertentangan satu dengan yang lain. Apa itu syariah dengan konvensional. semua sama. Jadi seperti itu," pungkas dia.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP