Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK geram namanya dicatut soal perpanjangan kontrak Freeport

JK geram namanya dicatut soal perpanjangan kontrak Freeport Wapres Jusuf Kalla di ruang kerjanya. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkap adanya pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia hingga 2041. Nama Jokowi dan JK dicatut elit politik untuk memberikan kepastian perpanjangan kontrak Freeport.

Menanggapi hal itu, Wapres JK membenarkan Menteri ESDM Sudirman Said sudah melaporkan pencatutan nama tersebut dalam perpanjangan kontrak Freeport. JK mengaku geram adanya upaua politis dalam urusan pemerintah dan Freeport.

"Iya kalau itu yang dikatakan benar bahwa kami, presiden dan saya minta jatah, pasti saya marah. Apa benar? Dan tolong dilaporkan saja yang ngomong begitu (minta jatah)," tutur JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/11).

Namun, JK enggan menyebutkan nama dan inisial politikus tersebut. Dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri ESDM Sudirman Said untuk menindaklanjuti temuan itu.|

"Tanya sama Sudirman saja. Nantilah tanya sm Sudirman saja," imbuh JK.

Sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said dalam sebuah diskusi di program televisi mengatakan bahwa ada politisi cukup terkenal menjual nama Presiden dan Wakil Presiden dalam perpanjangan kontrak Freeport. Tentu saja politisi itu meminta imbalan bagian saham Freeport sekaligus proyek pembangkit listrik di Timika, Papua.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP