JK akui masih ada perbedaan pandangan antar para menterinya
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui banyak kementerian yang tak saling koordinasi dengan kebijakan yang dikeluarkan. Dia mencontohkan kebijakan pengendalian harga pangan yang dilakukan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.
Selain itu, juga ada perselisihan terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung antara Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan. JK menilai persinggungan antar kementerian itu terjadi dalam zona teknis.
"Ya memang ada kadang-kadang perbedaan. Tapi itu perbedaannya dari sudut pandang teknisnya. Seperti pangan, tentu terjadi pandangan memang dari pertanian dan perdagangan. Semuanya menyangkut sebenarnya momen," ujar JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (29/1).
Untuk mengatasi persinggungan di internal Kabinet Kerja, JK mengakui dia dan Presiden Joko Widodo sudah memanggil menteri-menteri yang bersangkutan untuk segera menyelesaikan perbedaan pendapat itu.
"Itu sudah kemarin dikumpulkan, diundang untuk mereka harus selesaikan internal berdua. Programnya harus saling mengisi antara pertanian dan perdagangan tentunya. Kalau soal kereta cepat, sebenarnya itu sama saja menjalankan tugas masing-masing, yang dibutuhkan koordinasi lebih baik," jelas dia.
JK menegaskan, para menteri sudah diberi arahan agar setiap program yang dijalankan bisa saling mengisi dan saling berkoordinasi.
"Kemarin sudah dijelaskan oleh presiden harus begini. Kita perintahkan pokoknya tugasmu ini, tugas ini, saling mengisi, konsultasi," pungkas JK.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya