Jika jalur darat terhambat, BBM bakal dikirim lewat udara
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) berencana menyuplai Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggunakan pesawat jika distribusi pasokan BBM mengalami kendala kemacetan saat arus balik Lebaran 2015. Langkah ini sebagai antisipasi mengingat truk angkut BBM kerap terjebak di tengah perjalanan. Baik karena kemacetan ataupun infrastruktur yang tidak maksimal.
Direktur Pemasaran Ahmad Bambang menegaskan Pertamina memiliki 33 depot pengisian pesawat udara (DPPU). Selain itu, Pertamina memiliki sistem IT untuk mengetahui letak SPBU yang harus dikirim BBM.
"Apabila posisi emergency misalnya jalan putus karena banjir atau macet parah sehingga mobil tangki tidak bisa lewat. Ya kita gunakan kapal kayu untuk angkut mobil atau bisa juga dalam drum pakai pesawat," ujar dia kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (20/7).
Selain memantau lewat sistem IT, Pertamina juga melakukan pemantauan melalui helikopter untuk mengantisipasi agar distribusi tidak terganggu padatnya arus balik Lebaran. Cara lain, suplai BBM didatangkan dari terminal BBM terdekat dengan SPBU yang memesan pasokan.
"Suplai ke suatu SPBU, dibuat fleksibel. Misal, daerah Cibitung, jika sebelumnya disuplai dari TBBM Cikampek, waktu arus balik bisa saja macet sehingga dapat disuplai dari TBBM Plumpang, Jakarta," kata dia.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya