JIExpo mengaku belum tahu Jokowi ingin pindah PRJ ke Monas
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terang-terangan berencana memindahkan lokasi penyelenggaraan Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) dari Arena PRJ Kemayoran ke kawasan Monumen Nasional (Monas). Menurut pria yang disapa Jokowi ini mengatakan ajang PRJ saat ini hanya mengandalkan industri-industri besar bukam industri kecil seperti UMKM.
Managing Director PT JIExpo Prajna Murdaya mengaku pihaknya belum mengetahui secara rinci permasalahan tersebut. "Sebenarnya kita belum tahu ya, isunya bagaimana. Belum pasti juga kan (pemindahan)," ujar Prajna yang ditemui di area PRJ, Jakarta, Kamis (6/6).
Menurut Prajna, pihaknya hanya ingin memberi pengalaman yang bagus kepada para pengunjung. Dia mengklaim Jakarta Fair saat ini merupakan pameran yang paling besar dan paling lengkap se-Asia Tenggara.
"Apalagi ini kesempatan bagus untuk pengusaha dan pedagang di Indonesia, khususnya UKM untuk mendapat lahan bisnis yang bagus," tegas dia.
Sebelumnya, rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hendak memindahkan lokasi Jakarta Fair dari Arena PRJ Kemayoran ke kawasan Monumen Nasional (Monas) diutarakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. "Iya, tapi itu baru rencana," ujar dia.
Mengenai Jakarta Fair sendiri, Jokowi menilai, ajang itu seharusnya mengakomodasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bukan hanya industri besar seperti selama ini yang tersaji di Jakarta Fair. "Iya, terlalu banyak industri modernnya di PRJ sekarang. Bisa dilihat sendiri kan," kata Jokowi.
Mantan Walikota Solo itu menilai, jika UMKM diberi tempat, kesejahteraan warga akan meningkat. "Kita ingin ke depan yang kecil-kecil masuk," lanjut Jokowi.
Gubernur DKI berharap supaya gagasan Pemprov memindahkan lokasi Jakarta Fair guna mendorong partisipasi UMKM ini didukung oleh semua pihak.
PRJ tahun ini diikuti oleh 2.650 peserta dengan 1.280 stand yang terdiri dari kalangan usaha dan industri besar, menengah hingga koperasi dan usaha kecil mikro. Selain itu, juga disediakan anjungan BUMN dan pemerintah provinsi seluruh Indonesia.
Pengunjung yang ingin memasuki arena Jakarta Fair harus membayar Rp 25.000 untuk hari biasa, dan Rp 30.000 khusus hari libur.
Dalam struktur PT JIExpo, Pemprov DKI hanya memiliki saham sebesar 13,1 persen. Perusahaan milik pengusaha Murdaya Poo ini merupakan perusahaan pengelola arena PRJ Kemayoran sejak 2003, sekaligus sebagai pelaksana penyelenggaraan event tahunan Jakarta Fair. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya