Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jembatan Cisomang retak, penumpang kereta api melonjak 6 persen

Jembatan Cisomang retak, penumpang kereta api melonjak 6 persen ilustrasi kereta api. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/l i g h t p o e t

Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro mencatat saat libur Natal jumlah penumpang kereta api melonjak hingga 6 persen. Menurutnya, hal ini juga dipengaruhi oleh retaknya Jembatan Cisomang yang menghambat perjalanan antara Jakarta-Bandung.

"Kemarin melihat situasi kemarin di Cisomang, kita bantu untuk nambah perjalanan ke Bandung. Kita mengerahkan 6 perjalanan tambahan, dan memang penuh," jelasnya di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (28/12).

Dia memperkirakan, penambahan perjalanan Jakarta-Bandung ini akan berlangsung hingga 3 bulan ke depan. "Kalau terus menerus sampai Cisomang selesai. Bandung-Jakarta ini juga kan arusnya signifikan. Sampai malah tadi sudah penuh 1.100-1.200 penumpang pulang pergi, Jakarta-Bandung," imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Edi, rencana penerbitan surat utang (obligasi) akan sangat penting, mengingat banyaknya kebutuhan penambahan fasilitas dan pembangunan penambahan panjang ruas rel. Terlebih lagi, PT KAI saat ini sedang mengerjakan proyek besar yang tentunya membutuhkan modal yang besar.

"Prinsipnya kita memang mau mengarah ke sana, public servis. Ternyata memang penumpang penuh terus. Ini kan tanda masyarakat butuh angkutan masal," kata Edi.

Meski begitu, dirinya belum bisa memastikan kapan rencana penerbitan obligasi ini akan direalisasikan. Karena ini masih harus mengikuti proses dan mekanisme yang jelas.

"Kita lakukan obligasi, tapi memang tetap butuh proses," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP