Jelang pengumuman pertumbuhan, IHSG diprediksi bergerak melemah
Merdeka.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Ditolaknya Penyertaan Modal Negara (PMN) membuat saham-saham BUMN berguguran dan membuat laju indeks melemah.
Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan pelemahan tersebut juga karena adanya aksi ambil untung yang dilakukan para pelaku usaha. Tidak hanya itu, indeks juga menunggu rilis GDP yang akan diumumkan hari ini.
"Pada perdagangan Kamis (5/2) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.288-5.300 dan resisten 5.330-5.350," ujar Reza dalam riset hariannya di Jakarta, Kamis (5/2).
Reza menegaskan laju IHSG sempat berhasil melampaui area target resisten meski kembali turun ke area tersebut dan mampu bertahan di atas target support. Aksi profit taking kembali terjadi, tidak hanya karena berita harga right issue emiten penerima PNM pemerintah yang di bawah harga pasar namun, tampaknya juga antisipasi akan dirilisnya data GDP Indonesia.
"Dengan ekspektasi rilis GDP akan melemah maka kami melihat adanya potensi bagi IHSG akan kembali mengalami pelemahan. Namun demikian, kami masih berharap pelemahan yang terjadi tidak terlalu dalam," kata dia.
Adapun pertimbangan saham-saham antara lain adalah SMGR, PGAS, PWON, SSMS, BJTM dan BMTR.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya