Jelang Pelantikan Jokowi, Mendag Bacakan Puisi 'Aku Pembantu Presiden'
Merdeka.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita membacakan puisi yang mengisahkan perjalanan kariernya sebagai politisi dan pengusaha.
Mendag Enggar mengungkapkan, dirinya dulu tak pernah membayangkan dapat menduduki posisi menteri. Menurutnya, jabatan tertinggi yang dia ingat ketika muda ialah saat menjabat sebagai Ketua REI (Real Estate Indonesia).
Dia kemudian membacakan puisi yang salah satunya ditujukan menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada tanggal 20 Oktober mendatang.
"Kursi empuk jadi tempat berduri tak kuasa aku duduki. Memastikan petani bercocok tanam, petani tersenyum, pedagang ceria. 'Tikus-tikus' akan selalu ada, di sawah, di ladang, di pasar hingga sudut-sudut sempit rumah kita. Dia tak mungkin dihilangkan tetapi bukan tak bisa dikendalikan. Aku berseru demi pancasila dan keadilan sosial. Bagi mereka yang juga tak mau bertobat, tersimpan hianat untuk amanat penderitaan rakyat. Aku pembantu presiden. Aku katakan, jika kalian ingin bermain api, aku siapkan air seluas samudera, kalau kalian ingin untung sendiri, maka saya pastikan anda buntung sebelum waktunya. Ini tugas mulia tapi tak mudah tuk laksanakannya," ujarnya di Batu, Jawa Timur, Kamis (3/10/2019).
Tak lupa dia ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran kementerian perdagangan atas kerja sama dan dukungannya selama ini.
"Tim Kemendag sudah bisa berjalan karena miliki sistem kerja yang sudah siap, mapan, kemendag hanya tinggal bergulir dan berjalan. Jadi tak perlu ada kekhawatiran karena semuanya sudah berjalan. Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa ini. Saya bersyukur diberikan kepercayaan sebagai nakhoda dan memimpin orkestrasi ini saja, tak lebih dari itu," ujarnya.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya