Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang libur panjang, IHSG dan Rupiah kompak berpotensi melemah

Jelang libur panjang, IHSG dan Rupiah kompak berpotensi melemah Ilustrasi Saham. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Jelang libur panjang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 5120-5129 dan resisten 5155-5164. Meski aksi jual mulai berkurang namun, tetap saja masih ada sehingga masih menyimpan potensi pelemahan. Diharapkan laju bursa saham global dapat membantu penguatan IHSG jelang libur Natal.

"Gravestone doji di area middle bollinger band (MBB). MACD kembali mencoba membentuk golden cross meski terbatas dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali berbalik naik tipis," ujar Analis Woori Korindo Reza Priyambada dalam riset hariannya, Jakarta, Rabu (24/12).

Adapun pertimbangan saham-saham hari ini antara lain AALI, BIRD, SCMA,WIKA dan ASII.

Sementara, pergerakan laju nilai tukar Rupiah kembali melemah seiring dengan berbalik positifnya nilai USD. Beredarnya perkiraan akan membaiknya rilis data-data AS membuat laju USD kembali mengalami peningkatan.

"Terutama untuk rilis data GDP AS yang akan diperkirakan akan meningkat. Adanya ekspektasi tersebut membuat pelaku pasar kembali mentransaksikan USD dan tentu saja nilianya menguat," ujarnya.

Di sisi lain sebaliknya, adanya ekspektasi rilis data-data ekonomi Inggris masih melambat membuat laju Pounds melemah dan merembet pada kurangnya potensi kenaikan lanjutan Rupiah. Laju Rupiah berada di bawah target level support 12.475. Laju Rupiah kembali melemah seiring berbalik naiknya USD.

"Masih adanya imbas dari rilis data-data ekonomi AS yang kian naik membuat sentimen negatif masih akan menyelimuti sehingga waspadai potensi pelemahan lanjutan. Rp 12.468-12.448 (kurs tengah BI)," jelas dia. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP