Jawa Timur Serap Pupuk Bersubsidi Paling Banyak
Merdeka.com - Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) Tbk Achmad Tossin Sutawikara mengatakan, Jawa Timur sebagai wilayah terbesar menyerap pupuk bersubsidi, disusul oleh Jawa Barat pada posisi kedua. Penyerapan pupuk bersubsidi bahkan bisa mencapai 1 juta ton per tahun.
"Kalau yang saya tahu penyerapan pupuk subsidi paling besar itu di Jawa Timur, untuk setahun saja bisa mencapai satu juta sendiri. Kemudian yang kedua Jawa Barat. Total pulau Jawa itu bisa mencapai 60 persen lebih malah," ujarnya di Karawang, Jawa Barat, Kamis (21/3).
Sementara itu, untuk Indonesia wilayah timur jumlah penyerapan pupuk bersubsidi masih terbilang rendah. "Perbedaan jumlah itu bukan merupakan prioritas. Semua kita penuhi. Ada kelangkaan, sebut saja di sulawesi bisa masalah itu, walaupun jumlahnya kecil. Harus kita selesaikan," jelasnya.
Sebagai informasi, per 17 Maret 2019, Pupuk Indonesia telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 1,83 juta ton ke seluruh wilayah Indonesia dari total 2,33 juta ton yang telah dialokasikan oleh BUMN tersebut dalam waktu yang sama.
Total penyaluran pupuk bersubsidi oleh BUMN tersebut, terdiri dari penyaluran pupuk urea sebanyak 837,2 ribu ton dari alokasi 941,7 ribu ton. Kemudian penyaluran untuk pupuk NPK sebanyak 492,3 ribu ton dari alokasi 616,6 ribu ton.
Sedangkan untuk penyaluran pupuk bersubsidi jenis SP-36 hingga 17 Maret 2019 mencapai 198,3 ribu ton dari alokasi sebanyak 248,9 ribu ton, kemudian untuk pupuk ZA sebanyak 185,62 ribu ton dari alokasi 279,8 ribu ton, dan pupuk organik sebanyak 126 ribu ton dari alokasi 245,6 ribu ton.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya