Januari-Februari 2017, ekspor tekstil dan turunannya capai USD 2 M
Merdeka.com - Pemerintah mencatat ekspor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) mencapai USD 2 miliar pada Januari-Februari 2017. Naik tiga persen ketimbang periode sama tahun lalu.
"Industri TPT yang juga sektor padat karya berorientasi ekspor ini dapat menjadi jaring pengaman sosial karena banyak menyerap tenaga kerja," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam siaran pers, Senin (24/4).
Hingga saat ini, lanjutnya, pekerja di industri TPT mencapai tiga juta orang.
Tahun lalu, nilai investasi industri TPT mencapai Rp 7,54 triliun. Adapun perolehan devisa ekspor sebesar USD 11,87 miliar dan berkontribusi terhadap penyerapan 17,03 persen dari total tenaga kerja industri manufaktur.
"Kami optimistis industri TPT nasional mampu berdaya saing global. Apalagi industri ini telah terintegrasi dari hulu sampai hilir dan produknya dikenal memiliki kualitas yang baik di pasar internasional," ungkapnya.
Di sisi lain, diakui Airlangga, industri TPT masih mengalami berbagai tantangan. Salah satunya, kondisi permesinan yang sudah uzur, terutama di pertenunan dan perajutan.
"Upaya peremajaan mesin dan peralatan industri TPT yang selama ini kami lakukan sebenarnya telah menunjukkan perkembangan yang positif, namun perlu dilanjutkan dengan program akselerasi peningkatan daya saing yang lebih efektif dan terintegrasi."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya