Januari 2016, BPS catat upah riil buruh menurun
Merdeka.com - Badan Pusat Statistik mencatat upah nominal harian buruh tani nasional Rp 47.241 per hari pada Januari 2016. Naik sebesar 0,52 persen dibandingkan Desember 2015 sebesar Rp 46.995 per hari.
Upah riilmengalami penurunan sebesar 0,30 persen dari Rp 37.486 menjadi Rp 37.372 perhari.
Untuk upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) juga naik 0,27 persen dari Rp 81.002 menjadi Rp 81.221 per hari. Upah riilmengalami penurunan sebesar 0,24persen dari Rp 65.861 menjadi Rp 65.702 per hari.
Kepala BPS Suryamin mengatakan penurunan upah riilmenggambarkan kemorosotan dayabeli kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Seperti, buruh tani, buruh informal perkotaan, dan buruh industri.
"Semakin tinggi upahriilmaka semakin tinggi daya beli buruh, atau sebaliknya," ujar dia dikantornya, Jakarta, Senin (15/2).
Demikian juga pada rata-rata upah nominal pada buruh potong rambut wanita per kepala naik 0,01 persen menjadi Rp 24.048 dari Rp 24.046 per hari. Upah riil turun 0,50 persen dari Rp 19.511 menjadi Rp 19.453 per hari.
Dan rata-rata upah nominal pada pembantu rumah tangga per bulan naik 0,30 persen dari Rp 356.481 menjadi Rp 357.550. Upah riil turun 0,21 persen menjadi Rp 289.233 dari Rp 289.845.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya