Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jalur selatan perbatasan Jabar & Jateng ditarget selesai akhir tahun

Jalur selatan perbatasan Jabar & Jateng ditarget selesai akhir tahun Ilustrasi Pembangunan Jalan. ©2015 merdeka.com/pramirvan datu

Merdeka.com - Pelebaran dan pembangunan jalan lintas selatan di wilayah perbatasan Jawa tengah dan Jawa Barat, ditarget selesai pada Desember 2015 atau akhir tahun. Direktorat Jenderal Bina Marga wilayah batas Jawa Barat-Wangon tengah kebut pengerjaan proyek itu guna memecah kepadatan lintas utara Pulau Jawa.

Pejabat Pembuat Komitmen PPK 8 Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Wilayah Batas Jawa Barat-Wangon, Agustinus Silalahi, mengatakan pembangunan sebenarnya sudah mulai dilaksanakan pada Agustus 2015 lalu. Diakuinya, pembangunan dan pengaspalan hingga pelebaran jalan tujuh meter di wilayah kerjanya dimulai dari batas perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

"Pengerjaan pelebaran jalan dimulai dari perbatasan hingga Patimuan sepanjang enam kilometer. Kemudian ruas jalan nasional antara Sidareja-Jeruklegi-Gandrungamu sepanjang empat kilometer," ujar Agustinus, Minggu (1/11).

Sementara itu, lanjut dia, penanganan dan perbaikan jalan dengan konstruksi beton dilakukan mulai dari batas Kota Cilacap hingga pertigaan Jeruk Legi. Jalur utama menuju pelabuhan akan diterapkan konstruksi beton.

"Karena rata-rata yang melintas adalah kendaraan berat. Pengerjaan tersebut kita mulai sejak Agustus dan rencannya selesai akhir Desember," jelasnya.

Adapun untuk kontruksi beton, kata dia, mempunyai spesifikasi ketebalan mencapai 12,5 cm dengan lebar mencapai tujuh meter serta panjang jalan sejauh 5,5 kilometer. Proses pengecoran badan jalan dijadwalkan selesai pada akhir November.

"Jika prediksi BMKG November-Desember mulai turun hujan, maka untuk sementara pengecoran dihentikan sementara," tuturnya.

Selain di wilayah kota, betonisasi jalan juga dilakukan antara jalur Slarang-Kesugihan sepanjang 3,3 kilometer dengan total anggaran mencapai Rp 59 milyar. Diharapkan dengan pelebaran dan perbaikan diharapkan JJLS dan jalur selatan Jateng pada awal 2016 bisa digunakan sebagai jalur alternative, untuk memecah kendaraan yang saat ini masih menumpuk di jalur utara. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP